Chapter 6 : Persaan apa ini ?
"ctak..ctak..ctak.." suara kayu yang dibakar oleh inggrid di sebuah bengkel kosong yang terletak tidak jauh dari markas bells eter, inggrid terduduk dengan melingkarkan tangan ke kakinya sembari melihat2 cora yang hendak dibunuhnya itu. cora tersebut pingsan, karena kehabisan banyak darah, karena kasihan melihat cora tersebut inggrid segera memperban bagian2 yang banyak yang mengeluarkan darah.
"ugh.. kenapa mesti gw seh yang menyembuhkannya, lagian kenapa gw ada rasa kayak gini ya ?"ucap inggrid dalam hati seraya memandangi noperfect dari kejauhan. "bangsanya telah membunuh adikku dan telah membunuh orang2 yang kucintai, lalu kenapa aku sendiri tidak bisa membunuhnya ?"ucap inggrid lagi dalam hati. inggrid lalu beranjak dan mendekati noperfect.lalu menyibakkan rambutnya dan membelai wajahnya. ditatapnya lekat-lekat seorang pria cora itu. "tampan"ucapnya dalam hati.
Sementara itu
"Furry Swipe" ucap silverrain seraya menghunuskan Hora Sword kearah raynor, "block block block" raynor berhasil memblock semua serangan dari silverrain. "eagle Cruiser"tiba tiba seorang hidden soldier menyerang silverain dengan membabi buta "wild shot, fast shot, multishot" ucap seorang hidden soldier itu langsung mengcombo seorang dewan cora. "argh.." ucap silverrain terkena serangan membabi buta dari seorang hidden soldier. brukk..brukkk.. dewan cora itu terjerembab dan jatuh di dekat noos. "sebaiknya kita mundur" ucap silverrain seraya memegang bahunya terluka akibat serangan hidden soldier tersebut.
para cora tersebut langsung berjalan mundur seraya bersiaga jikalau raynor dan berberapa bellat mencoba menyerang mereka. sementara itu, dari kejauhan doom yang sedari tadi melihat pertunjukan perang antara cora dan bellato segera berdiri dan berteriak "woiiiiiiiii kok udah selesai ???, gw lom puas neh" teriak doom dari kejauhan. dan karena jaraknya tidak terlalu jauh, berberapa cora yang tadi mencoba menyerang markas bellato langsung melihat doom dan bergerak kearahnya.
"gawat.. kok gw jadi bego gini yack saatnya kabooooorr" ucap doom seraya berlari menjauhi tempat berdirinya itu. "kenapa tu kaleng" ucap rika sambil menatap noos. "ntah.., rada error kali kepalanya.. ato kedinginan tu isi kepalanya" ucap noos seraya membalas tatapan rika. "hahahahaha" serempak mereka tertawa dan berjalan menuju markas cora. sambil sesekali melihat kebelakang memastikan para bellato itu untuk tidak mengejar.
Di Bengkel yang tak dipakai lagi.
inggrid sedang asik2nya membelai wajah noperfect sambil duduk terkejut atas tingkah noperfect yang langsung memeluk pinggang inggrid yang hendak dijadikannya tempat guling, "aduh.."pekiknya dalam hati, tetapi menuruti pergerakan noperfect yang menjadikannya bantal guling yang empuk. "neh cora tidur aja dah genit gini" ucap inggrid dalam hati seraya berbaring didalam pelukan noperfect."tapi, memang dingin seh" ucap inggrid seraya mulai memeluk dan tidur dalam pelukan noperfect.
siangharinya...
noperfect terbangun, dan telihat bingung melihat gadis bellato itu dalam pelukannya, ia kemudian menggerakkan tangan kirinya perlahan agar tidak membanguni gadis bellato tersebut sambil mengucek2 mata, "neh mimpi ato bukan yack" ucap noperfect dalam hati seraya mengucek2 matanya dengan tangan kiri. karena tangan kanannya tertindih gadis bellato tersebut maka noperfect berusaha membangunkannya. "hey hey hey" ucapnya sambil menepuk2 pipi inggrid. namun yang dibangunin ini malah mangkin menarik noperfect dalam pelukannya. dan tanpa disadari. bibir noperfect dan inggrid bersentuhan dan membuat inggrid tersebut bangund dan berteriak.. "Kyaaaaaa...." ucap inggrid terbangun dan langsung berdiri dan mengayunkan tangan kanannya hendak menampar noperfect. tetapi noperfect segera menangkap tangannya. "hey hey hey.. bukan maksud gw nyium u tp u sendiri yang meluk gw sehingga bibir gw ama bibir u nyatu" elak noperfect seraya menggengam tangan inggrid dan menatap wajahnya.
"argh.. bohong lu.., lu sengaja kan nyuri kesempatan" teriak inggrid sambil mencoba melepaskan tangannya dari gengaman noperfect dan hendak menamparnya. tetapi tangan pria cora tersebut lebih kuat dari inggris sehingga inggrid mencoba melepaskan dengan bantuan tangan kirinya."kenapa u merawat lukaku" ucap noperfect seraya mengangkat tangan inggrid td agar supaya tangan kirinya susah membantu melepaskan tangan kanannya. tetapi karena berdiri mereka tidak seimbang dan tubuh gadis bellato itu kecil membuat merkea ber2 jatuh dan inggrid jatuh dalam pelukan noperfect. "itu ka..r.e..nna" ucap inggrid gugup begitu berhadapan dengan noperfect. jarak wajah mereka hanya bertaut 5 - 10 cm. dan.. "cupp.. sebuah ciuman mendarat di bibir inggrid dan membuat inggrid terpejam dan melingkarkan tangannya keleher noperfect yang memang tidak sepenuhnya tertidur.
[SenSor]
berberapa jam kemudian di markas bellato.
dito yang sangat cemas akibat menghilangnya inggrid setelah penyerangan cora tersebut mondar mandir didepan cotty sundries yang berada di markas bells eter. "hey.. jgn mondar mandir gitu donk.., pusing gw" celetuk cotty sundries itu. dito yang sedang pusing membalasnya juga. "kalo lo pusing ga usah liat liat gw.. saha lu kerja urusin tu semua karcis" teriak dito kepada cotty sundries di markas bells. berberapa pasang mata menatap mereka ber2 dan menggeleng2kan kepalanya dan berlalu meninggalkan tempat itu.
tiba-tiba raynor yang sedari tadi hanya melihat tiba-tiba nyeletuk, "udah..udah.. kok malah pada berantam seh?" ucap raynor. "hmm.. kamu sapa namamu ?" ucap raynor kepada dito. "di..too" ucap dito gugup sambil melihat kearah raynor. "owh.. ada apa kelihatannya dari tadi kamu gelisah sekali" ucap raynor seraya berjalan kearah dito. lalu dito menceritakan semua kejadian yang berlangsung tadi pagi. dan raynor mendengarkannya sambil manggut2 dan berpikir sejenak.
bersamaan di bengkel yang tak di pakai lagi
inggrid yang te4rduduk di tepi ruangan dan menyandarkan kepalanya di bahu noperfect menatap hampa kedepan. dan berucap dalam hati "kenapa gw jadi kayak gini ya..,". lalu melingkarkan tangannya ke pinggang noperfect. noperfect yang sedari tadi hanya diam, kemudian memalingkan wajahnya ke kanan untuk melihat inggrid yang sedang memeluk manja kearahnya seraya mengusap2 rambut inggrid yang hitam dan tidak terlalu panjang itu. "hmm.. bagaimana ya.. neh anak kalo gw pikir2 lumayan manis, memang seh ga secantik angella tetapi wajahnya sungguh imut" ucap noperfect terus menatap wajaH inggrid yang sedang menyandar di bahunya. yang dari tadi dilihat ternyata mengetahui bahwa noperfect melihatnya dan langsung melihatnya dan tersenyum kearahnya. yang mendapat senyuman dari inggrid noperfect tertunduk malu karena baru kali ini dia menghadapi seorang cewe yang berdekatan malha bisa di bilang berdampitan.
"pemalu"ucap inggrid dalam hati. "tetapi.. apakah dia mau menikahiku ?, bukankah dilarang keras kalau seorang belato menikah dengan pria cora?" ucap inggrid dalam hati. timbul ke galauan di hati inggrid atas semua yang terjadi kalau seandainya pria cora ini tidak mau menikahinya dan memilih untuk kembali lagi ke bangsanya. rasa takud akan hukuman pemimpin bangsa pun mulai menghantui inggrid. "aku harus mengatakannya, harus dan harus" ucap inggrid berulang2 seperti orang yang sedang mmebaca mantra. noperfect yang mendengar perkataannya telihat bingung dan berucap. "em.. mau ngatakan apa ?" ucap noperfect ragu-ragu.
inggrid lalu menceritakan hukuman yang akan terjadi jika mereka ketahuan berpasangan oleh bangsa bellato. noperfect yang sedari tadi memikirkan hal yang sama dan mulai berucap kepada inggrid "hukuman dibansamu sama dengan hukuman dibangsaku, dengan keadaan begini kita tidak mungkin kembali ke bangsa masing2" ucap noperfect seraya menatap inggrid. inggrid yang sedari tadi berharap agar noperfect terus mendampingi hidupnya menatapnya dengan mata yang berkaca2 seraya menangis di pelukan noperfect. "gw bakal ikut lu kemanapun lu pergi, jgn tinggalin gw.., huuuuu..huuu" isak tangis inggrid di dalam pelukan noperfect. "tapi apakah.., maap aku belum mengenal namamu" ucap noperfect yang kemudian berteriak dalam hati "GILAA.. gw belum tau namanya aja udah buat kayak gini", "inggrid, upz.. inggrid juga belum tahu nama kamu siapa ?" ucap inggrid seraya menatap dan berbisik dalam hati "GILLA.. belum tahu namanya aja gw udah pasrah gini". "Noperfect, maksud aku gini.. inggrid, apakah kamu yakin bisa ninggalin keluarga kamu dan juga teman2 kamu di bellato ?" tanya noperfect kepada inggrid seraya memindahkan kepala inggrid dari bahunya ke dadanya, karena luka bekas tembakan inggrid sendiri.
"noperfect ?" ucapnya dalam hati. lalu kemudian tersadar akan pertanyaan noperfect dan menjawab "aku tidak mempunyai keluarga, lagian teman2 aku bisa jalani hidupnya sendiri kok" ucap inggrid penuh harap agar noperfect menerimanya.
di markas cora pada saat itu juga.
"GARA - GARA KMU KITA KEHILANGAN 1 ORANG ANGGOTA KITA, DASAR KETUA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB" teriak anggela sambil menunjuk gongon yang baru tersadar. "gw kan dah bilang dari pertama, gw hanya pengen tau apakah passer alpha di bells sama atau ga dengan di cora ato di accre" ucap gongon yang tidak mau kalah akibat kata2 inggrid. "udah - udah" ucap silverrain yang dari tadi hanya menatap mereka berdua, "bagaimanapun kewajiban kita harus menemukan noperfect, walau dia sudah tak bernyawa lagi, dan itu tanggung jawab kita semua" ucap silverrain bijaksana seraya duduk didepan tower cora yang dimarkas. "tapi bagaimana cara kita menemukannya ?" isak angella yang mulai menangis terisak karena sejak pertemuan pertama dia merasa, kalau noperfect itu adalah seorang lelaki yang di pujanya.
"kita semua kehilangan dia, lebih - lebih sSethia dan SylarConan yang memang menyenangi noperfect untuk masuk divisi ini, lagian kalian juga tahu siapa yang paling dekat dengan noperfect adalah pembunuh terbaik dari bangsa cora yaitu Nico, dan mereka berharap noperfect mengikuti jejaknya" sesal silverrain kemudian sambil menatap kosong kedepan. "apa yang harus kita katakan kepada ssethia dan sylarconan tentang noperfect, kita telah menyelesaikan misi,tetapi kita gagal untuk menyelamatkan salah seorang teman kita" ucap nOOs seraya berjalan mondar mandir belakang mereka.
ya.. apa yang terjadi ???
Bersambung :)

0 komentar:
Posting Komentar