Chapter 10 : Cemburu ? Why Not ? :P
[Eter - White Hole 18/04/2440 10:00]
Angella berari kecil kearah white hole, sambil memandang white hole yang ternyata sepi tidak ada 1 pun yang keluar di tengah badai salju yang mengerikan dan mungkin bisa memakan banyak korban akibat dinginnya cuaca saat itu. namun Angella bertekad akan menemukan Noperfect dimanapun walah hanya tinggal mayatnya saja. sambil tertatih2 dia berjalan dan terseok - seok anggela berjalan tak tentu arah hingga ia sampai ke eter plat, tempat para pembeli peluru dan armor yang biasa di jual oleh para cotty. namun pada hari itu semua tampak sepi. tidak ada 1 orang bahkan monster pun keluar kecuali cotty yang memang tinggal di tempat itu. sambil berjalan pelan anggela mendekat dan berjalan dari pinggir tempat itu dan tidak memasuki tempat itu karena takut waktu nya terbuang percuma untuk bertanya pada cotty.
kemudian anggela melihat sebuah tempat yang menurut kabar beredar tempat terkuburnya orang yang mencoba masuk karena para caliana akan menyerang mereka yang masuk kedaerah tersebut. namun dalam pikiran anggela hanya ada noperfect, namun tiba - tiba. "Jleb Jleb.... dum dum dum" suara mesin datang dari arah belakangya. begitu anggela melihat kebalakang.
[Eter - Tanah Lures - 18/04/2440 10:00]
"Sebaiknya kita berangkat" ucap wanita yang di temukan oleh noperfect dan inggrid sambil tersenyum melihat noperfect menurunkan inggrid dari gendongannya."hmm.. jadi kemana neh ?" ucap noperfect seraya melirik christina dan angellina bergantian meminta pendapat untuk pergi kemana.
"sebaiknya kita pergi dimana kalian menemukan kunci pesawat ini" kata christina seraya menunjuk kartu yang tesembul di balik baju inggrid. inggrid tampak terkejut dengan ide christina ketika menunjuk kartu yang ada dalam kantungnya. "i..ni.. di temukan oleh kakekku sektar 40 tahun yang lalu di eter, cuman kakek tidak menyebutkan dimana ia mendapatkan kartu ini" ucap inggrid seraya mengeluarkan dan melihat kartu tersebut dalam dalam. christina terkejut karena tahun di temukannya kartu itu dengan sekarang terpaut jauh. dia terkejut dan bergumam "40 tahun?" tanpa sengaja di dengar oleh yang lainnya. "aku tertidur 40 tahun lebih ?" ucapnya tidak percaya dan terduduk di lantai.
[Eter - Graveyard - 18/04/2440 10:10]
Doom mulai mengibaskan serangannya kearah gongon yang sudah berada di depan matanya, gongon yang merasa terdesak mulai menahan serangan doom dengan tongkatnya kemudian. "Mangle !!!" teriak doom kemudian disertai dengan serangan bruntun yang dilakukannya membuat gongon terdesak dan tongkat jatuh kearah samping. dengan membabi buta doom mulai melancarkan serangannya "Death Hack" teriaknya seraya melancarkan serangan yang bertubi-tubi kearah gongon.. gongon yang sudah tanpa perlindungan lagi mulai terkena pedang doom yang bertubi - tubi. membuat tubuh gongon tercabik2 akibat serangan doom.
"argh..... !!!!" teriak gongon disela-sela kesakitan akibat sabetan pedang doom yang bertubi-tubi. "Presurre Bomb" teriak doom sambil melompat untuk membunuh gongon.tapi "ting.." sebuah pedang menahan laju serangan doom kemudian "Poison Breath" teriak rini kemudian membuat doom terpental jauh dari tempat dia melompat tadi. "gon..gongon.." ucap rika seraya menepuk2 pipi gongon untuk membangunkannya. tetapi gongon tetap terpejam dan berujar pelan. "Seseorang akan tahu siapa pahlawan sebenarnya. bukan dari ke 5 silver yang telah di pilih pemimpin bangsa, tatapi dari seseorang yang tidak kita duga sebelumnya" ucap gongon disela-sela nafas terakhirnya.
[Eter - Eter Plat - 18/04/2440 10:30]
"Isis serang dia" teriak anggela menyuruh isisnya menyerang mau yang berada di hadapannya, sang pengemudi mau langsung menembakkan pelurunya kearah isis yang menyerangnya "tretet...teretetet..." berberapa peluru meleset karena guncangan yang disebabkan oleh isis tersebut. angella yang menyadari bahwa lawannya telah terdesak kemudian merapalkan cast dan langsung menyerang mau tersebut. "Poison Breath" teriaknya. seketika sebuah serangan tepat mengenai mau tersebut dan langsung jatuh akibat serangan dari angella.
namun sang pilot dengan sigapnya langsung keluar hendak memberikan serangan kepada angella namun. "Duarrrr..." sebuah ledakan keras muncul di tengah2 mereka membuat mereka terdiam dan melihat asal dari serangan tersebut. "Noperfect ?, Inggrid ?" ucap mereka secara serentak dengan bahasa yang berbeda. dengan serentak pula mereka ber2 mendekat ke arah noperfect dan inggrid sambil berlari kecil kemudian tanpa sadar lagi angella dan dito memeluk pasangan mereka masing-masing, merasa risih mau di peluk dito inggrid mengelak dari rangkulan dito, dito kemudian terdiam dan melihat kesamping.
karena melihat noperfect yang tertubruk secara sepontan oleh angella, inggrid merasa cemburu kemudian dengan nanarnya dia berucap kepada anggela "udah..udah..udah.. ga usah pake - pake peluk donk, ini suami gw jadi jgn meluk - meluk dia dengan sembarangan" ucap inggrid sewot sambil menarik noperfect dan angella agar pelukan mereka merenggang. kemudian gantian inggrid mengengam tangan noperfect dengan erat seraya menatap tajam kearah angella.
"kalian ???, tidak.. tidak.. mungkin" ucap angella sambil mundur pelan dengan berurai air mata menatap inggrid dan noperfect berdampingan. "tidakkkkkkkkkkkkkk........." teriak angella dan dengan seketika dia terduduk di dalam dingginya salju sambil menutup mukanya dan mulai menangis. dito yang sedari tadi bengong melihat dan mendengar percakapan mereka mengatakan sesuatu kepada inggrid "apa yang kalian bicarakan" dengan bahasa bellato. tetapi inggrid tidak menghiraukan perkataan dito dan tetap menatap tajam kearan anggella.

0 komentar:
Posting Komentar