Chapter 4 : PERTEMUAN
"tiket nya 5 ya" seru seorang cewe templar seraya memberikan berberapa uang kepada cotty. "cotty, neh tiket ga ada diskonnya ya ? kan kami beli 5" sambung seorang grazier yang juga terkenal akibat sifatnya selalu menggoda wanita-wanita cora.
"waahh..., kamu tu pelid banged ya, dah murah neh tiket 285k/buah kami bikin pesawatnya pake biaya brp tu ? modal aja belum balik dah minta diskon !!!, kalo mau naik ya beli tiket kalo memang merasa kemahalan sana terbang ato buat pesawat sendiri" semprot cotty merasa kesal akibat ulah gongon. "udah-udah kok pada berantem seh?" ucapku seraya melerai 2 orang yang saling melotot. "eh gon, tu ada cewe yang juga mau naik pesawat, cantik tuh" sambungku lagi sambil menunjukkan seorang cewe cora yang juga mendekat kepada cotty.
"neh, semuanya 1,425,000 disena kan ?" ucap Rika seraya memberikan uang nya kepada cotty, "iy, semoga perjalanannya menyenangkan ya" balas cotty sambil tersenyum dan menerima uang dari Rika. "alo cotty, tiket ke eternya 1 ya" ucap seorang cewe yang td di tunjuk Noperfect ternyata juga ingin pergi ke eter.
"wahh cakep banged tu cewe, slurppp slurppp sluurpp" kata gongon dengan muka mesum sambil mengelap air liur yang sedikit menetes di bibirnya. "dah godain sana dari pada bengong lu" kataku seraya memberikan acungan jempol biar semangat. "huuuu giliran cewe aja langsung ngiler tu... hihihiihihi" jawab angella seraya terkikik liat tingkah gongon yang terkenal memang mencintai wanita tapi tidak pernah di cintai sama wanita.
mereka ber5 mulai beranjak menuju pesawat yang jadwal penerbangannya sekitar 2 - 3 menit lagi. gongon mulai melancarkan aksi nya yang terlihat rada norak ketika berjalan bersebalahan dengan cewe yang ingin di incarnya.
"ehem ehem., mbak boleh kenalan ga?" ucap gongon seraya mengulurkan tangan kepada cewe cora tersebut. "jgn mau mbakkkkkkkkkkkk, om gongon berbisa tuuuu" teriak angella dari pintu pesawat. "uh.. sewot aj tu anak dari tadi" geram gongon sambil melirik marah ke arah angella kemudian mulai tersenyum kepada cewe disebalahnya. "ya udah di dalam aja ya nanti kita ketinggalan pesawat loh.." ucap cewe tersebut seraya tersenyum dan mempercepat langkahnya menuju pesawat. gongon pun mencoba mengikuti langkah cewe tersebut dan memberikan buff speed kepada dirinya dan cewe tersebut"speed..speed" ucapnya sambil mengayunkan tongkatnya. "makasih" ucap cewe tersebut sambil tersenyum.
[SIDE STORY FROM ACCRETIAN]
"magnetic net, mangle,Pressure Bomb" ucap seorang accretia punisher menghajar seekor aba. "brughhh.." suara aba itu terjatuh dan akhirnya mati di tangan sang puniser tersebut.
nama punisher tersebut adalah doom, robot ciptaan dari generasi ke 30. ya seperti namanya, doom adalah salah satu robot yang terkeji di novus center. dia mempunyai kriteria yang sangat emosional bagi seorang acc, berberapa kekurangan dari diri doom adalah dia tidak pernah mengakui bahwa dirinya kalah dalam pertarungan, dan selalu ingin memenangi setiap pertarungan yang dia hadapi. namun karena sifatnya itu dia selalu ceroboh dalam melakukan tindakan, berberapa kali dia hampir remuk di tangan isis dari cora dan mau dari bellato, tp itu tidak membuat semangatnya runtuh, dia terus berupaya bagaimana dirinya menjadi orang yang paling tangguh dan disegani di novus.
dia kembali memikirkan tentang chip war berberapa hari yang lalu, "hampir saja aku membunuh cora sialan itu" geramnya dalam hati dia sekali lagi melihat ke arah aba dan membayangkan kalau saja yang di bunuhnya itu adalah cora yang hampir saja dibunuhnya tempo hari.
"aku harus bisa" bisiknya dalam hati.. "harus dan haruss...,tidak ada kegaglan lagi"ucapnya lagi dalam hati. "kk" ucap seorang accretia yang tiba-tiba disebalahnya. "bantuin dunk.., pengen ganti profesi neh, soalnya kata pemimpin bangsa harus membunuh 10 aba" ucapnya lagi.
"ya udah yuk ikut gw" ucap doom seraya berjalan, namun tiba-tiba ada yang memanggilnya dari kejauhan tetapi dia tidak tau siapa itu dan bangsa ap yang memangilnya dari kejauhan. dan tiba tiba orang yang dilihatnya dari kejauhan itu menghilang.
rasa penasaran doom pun meninggi, dia mencoba mengejar seseorang itu sehingga melupakan seorang accretia yang td meminta tolong padanya, dia terus berlari mengejar orang yang td dilihatnya. dan akhirnya dia berhasil melihatnya melewati sebuah gua yang menunju langsung ke craig mine lalu menghilang. doom juga ga habis pikir kenapa orang itu cepat sekali larinya dan bingung melihat pakaiannya yang tidak di ketahui milik siapa. sesampainya di dalam gua dia langsung menuju ke craig mine untuk mengejar orang itu tadi, "mana tau dia menunggu di depan gua" pikir doom lagi sambil tergesa gesa mengejar seseorang itu.
dan akhirnya, apa yang di pikirkan oleh doom benar, seseorang telah menunggu nya disana.
"apa kabar silver doom" sapa seseorang asing didalam luar
sedikit rincian seseorang asing tersebut, mukanya agak ketutup ama rambutnya yang panjang, pakaiannya serba hitam belakngnya menyembul semacam pedang tetapi berbeda dengan pedang khas novus lainnya, dan dia selalu menunduk walapun berbicara dengan doom.
"siapa kamu, mengapa mahluk berdaging bisa berbahasa acretia" jawab doom sembari tetap memegang pedangnya untuk memastikan kalau dia tidak menyerangnya. "mwahahaha, bangsa kami memang bisa berbahasa seluruh bangsa di novus ini, tidak terkecuali bangsa accretia yang terkenal angkuh dan sombong."ucap orang yang tidak di kenal sambil mengadahkan kepalanya keatas dan kemudian menatap doom lurus, walaupun sudah mengadah keatas tetapi rambutnya tetap menutupi matanya.
doom mulai berpikir kalau yang di hadapinya kali ini bukanlah orang yang sembarangan untuk berkunjuk dan berbicara kepadanya, pasti ada maksud lain tetapi dia bingung, "dia ini bangsa apa ?" pikirnya dalam hati. "jadi maksud kedatanganmu untuk berjumpa denganku apa, dan apa maksudmu menambahkan silver didepan namaku ?" tanya doom yang mangkin erat memegang si spadonya.
"aku adalah . . . . . ."
[SIDE STORY FROM BELLATO]
"kyaaaaaaaaaaaaa" teriak inggrid ketika melihat jam. "gawat-gawat gw ketiduran..." ucapnya lagi. dan langsung beranjak untuk mandi, "bruuuurr... hiiii diiingniinnyaaa" ucapnya sambil mengigil kedinginan, ga berapa lama inggrid pun keluar dari kamar mandi dan langsung menghidupkan penghangat ruangan yang memang tersedia di camp eter tersebut. "tak..tak..tak.." bunyi gigi inggrid yang bergetar akibat dinginya di pagi hari itu. "untung aja gw sewa neh kamar yang ada pemanasnya, nahhh asikk dah mulai hangat" ucap nya kegirangan dan mulai membuka handuk dan memakai pakaiannya.
setelah memakai bajunya ia kemudian beranjak dan pergi ke eterplat, "wahh masih gelap neh" ucap nya seraya berjalan di depan pos bell eter. hanya 1 2 orang yang masih lalu lalang dan berberap cotty yang masih berkerja membersihkan dan memperbaiki pesawat yang rusak.
inggrid lalu keluar dan berjalan - jalan sejenak. ia berjalan di bawah jembatan yang biasa di lalui banyak bellato yang mau hunt passer alpha di bells repair."hmm.. ngeri juga berjalan di jembatan waktu pagi hari gini" ucap inggrid seraya berjalan dengan meneteng SI Vulcannya. "srek srek srek" bunyi seseorang berjalan di dekat bells repair. "ahh suara apa itu" dia bersembunyi di balik sesemakan sambil memerhatikan asal suara tersebut. setelah dia mengamati, dia melihat berberapa cora sedang mengambil sesuatu di passer alpha tersebut. "kan aku udah dibilang neh sama aj dengan passer alpha di dekat markas kita" ucap seseorang cowo cora marah kepada rekannya.
"untung aku diajarin kakek berbahasa cora, jadi aku bisa mengetahui apa yang mereka kerjakan" gumam inggrid dengan terus memperhatikan cora tersebut. "iy deh aku salah, dah yuk, kayaknya misi kita udah selesai neh. tinggal ke lures ato white hole aja biar kita ambil sample blood caliana untuk penelitiannya" ucap seorang cewe yang juga ikut ambil dalam misi tersebut.
namun alangkah terkejutnya dia melihat seorang cora yang di kenalnya. mulai mendekat kearah ke 2 cora tersebut, ya orang itu adalah gongon, orang yang telah membunuh adiknya 3 tahun yang lalu. "inilah saatnya untuk membalas dendam" ucap inggrid seraya mengangkat vulcannya diam dan pelan-pelan mengarahkan nya ke gongon "eagle cruiser, aiming shot, wild shot, fast shot" ucapnya sambil mengcombo dan membidik gongon.
rika, NoPerfect, gongon, angelina dan noos sentak terkejut mendengar teriakan dan bersiaga menghadapi serangan yang dilancarkan inggrid, berberapa peluru mengenai noperfect dan gongon yang memang mereka ber2 berdekatan sontak rika mulai menyerang inggrid dengan SI field lance, dan kemudian mengeluarkan jurus andalannya "furry swipe" teriaknya namun apa yang terjadi ?, BLOCK seorang bells yang berada disana mencoba menahan serangan dari cora tersebut dan berkata kepada inggrid "serang langsung, gw akan menahan orang yang menyarang lu" ucap bells tersebut sambil mencoba menghempaskan rika untuk jatuh kebawah.
"fast shot, wild shot, aiming shot" teriak inggrid mengeluarkan combo-combonya dengan membidik gongon, namun naas bagi noperfect karena dekat nya dirinya dengan gongon dan hilangnya pergerakkannya dia terkena peluru dari inggrid dan terjatuh. kemudian mereka mulai berlari karena berberapa bellato telah datang akibat keributan itu, naas bagi noperfect karena baru pertama kali di eter dan terlalu jauh dia tidak bisa melihat kalau teman2nya berlari kearah yang berbeda dengan noperfect. sekilas inggrid melihat salah 1 cora berlari kearah bengkel bells yang memang udah ga terpakai lagi. tetapi ia tak mengatakan kepada yang lainya dan memilih untuk mengedap2 mengejar cora tersebut.
setelah dekat dengan cora tersebut, ia menarik cora tersebut ketepi tempat yang tertutup, dan tidak terlihat di antara bells yang masih sibuk mengejar teman2 cora malang tersebut, lalu inggrid mendekatkan dirinya sambil menodongkan pistolnya kearah dada cora tersebut. "apa yang kalian lakukan disini? mencoba menyerang kami yang lagi latihan ya ? seperti tingkah laku kalian yang membunuh anak-anak akademi yang sedang latihan di solus dan anacade"ucap inggrid tanpa terasa dia meneteskan airmata mengingat adiknya yang telah mati di tangan teman cora yang di tawannya diri sendiri ini.
"argh.. hosh hosh hosh, aku ga nyangka ada bellato yang bisa berbahasa cora, mungkin kamu salah, kami disini untuk melakukan perjalanan untuk mengambil barang penelitian yang pesan oleh akademi cora. kami ber5 berdebat karena panser alpha bukan hanya di graveyard ataupun ladang lemon, makannya kami mencoba meneliti yang disini, dan ternyata sama seperti di kedua tempat tersebut" ucap NoPerfect seraya memegang bahunya yang terkena peluru inggrid dan mengucurkan banyak darah.
"hm.. aku kira kamu adalah gongon, yang telah membunuh adikku 3 tahun yang lalu" ucap inggrid dingin seraya menatap noperfect lekat2. namun karena pendarahan yang banyak noperfect kemudian pingsan sebelum menjawab perkataan inggrid.
inggrid yang melihat cora tersebut pingsan kemudian menyeka rambutnya yang sedari tadi menutupi wajahnya. dia bergumam dalam hati "wah.., ganteng banged, upz.. dia musuh harus dibunuh dan memang beginilah seharusnya" ucapnya sambil menutup mulutnya dengan tangannya karena takud para bellato yang mulai berpulangan karena cora2 tersebut udah berhasil kabur.
dia lalu mengarahkan vulcannya kearah noperfect
Apa yang terjadi selanjutnya ??? kita Tunggu di chapter berikutnya ^^
TO BE CONTINUE

0 komentar:
Posting Komentar