Kamis, 08 Januari 2009

[STORY OF NOPERFECT CHAPTER 3]

Chapter 3 : Siapa Sebenarnya Inggrid ?



dan...

setelah pintu terbuka, masuklah 3 orang cora terdiri dari 2 orang unit warior dan 1 unit force. aku tidak mengenal mereka, dan memandang bingung ke 3 nya karena baru pertama kali aku melihat mereka di koloni cora ini.

"hai, gimana kabarnya" jawab salah seorang yang berbaju warior sambil mengulurkan tangannya dan tersenyum kepadaku, "baik"kataku seraya mengulurkan tangan dan tersenyum kepadanya.

"gw noos, ini gongon dan ini rika" katanya sambil menunjukkan 1 per 1 orang yang berada didalm ruangan ini. "gw ...." "noperfect" potong rika dengan tersenyum "kami tahu kok siapa yang menyerang sendirian menghadapi salah seorang pembunuh terkeji di acc"sambung rika lagi seraya menggerak2an tangannya

"hmm.. kmu tahu ga siapa yang kamu lawan waktu di chip war? "tanya gongon kepadaku dengan menunujukkan muka herannya. "ngak" kataku seraya menatap heran perkataanya.

"namnya adalah doom"jawab rika langsung, "dia adalah salah 1 orang yang paling di takuti dari bangsa accretia" jawab rika sambil tersenyum, "tapi sudah lah, kemarin airin dan radith udah menolong u walaupun hanya dengan sedikit cast mungkin itu dapat membuatnya untuk tidak menggangu cora2 yang lagi latihan di numerus dan haram" jawab rika sambil tersenyum.

"acc yang paling pengecut yang pernah gw lihat" geram gongon sambil mengepalkan tangannya. "sudahlah mana tau u ketemu dia nanti, hajar aja hehehe.." ucap noos sambil tertawa melihat ocehan si gongon

"oh ya, kami bermaksud datang kemari karena pemimpin bangsa mengirim kan pesan untuk melakukan berberapa penilitian di eter, dan kamu adalah salah satu anggota dalam penelitian itu" ucap rika seraya memberikan sebuah tongkat kepadaku

"ini SI Sickle staff yang sudah di masukkan 4 ignorant kedalamnya, gw aja sampai iri loh u dapat barng yang beginian dari seseorang yang katan ga mau di sebutin namanya" jawab rika seraya tersenyum

"oh.. terima kasih ya, hmm.. ap bener dia ga mau memberi tau siapa namanya ?" tanyaku kepada rika

"nanti kamu tau kok sapa orangnya, dah ya kami pergi dulu, banyak2 istirahat dan jangan lupa makan biar cepat sembuh" ucap rika pergi seraya mengerlip kan matanya kepadaku.

"wahh tongkat yang bagus, mungkin aku ga bakalan bisa beli tongkat ini walaupun sudah menjual barang-barang yang kudapat dari berburu acc di 213 dan 117" bisikku dalam hati sambil tersenyum

lama kelamaan aku mulai kelelahan
===================================

keesokan harinya

dokter sudah menyarankan agar aku memulai latihan2 kecil untuk menguji apakah daya tahan tubuhku bisa menahan saat aku mengeluarkan cast. "meteor, sand strom, lightning chain, wave rage" ucapku seraya mengeluarkan cast. duar duar duar.. berberapa flem berlari2 akibat serangan ku yang brutal.

"hihihi..., kok latihan sama flem" ucap seorang cewe yang tiba2 di belakangku sambil tersenyum. "owh angella.., kok tumben ada disini ? ga latihan?" jawabku, seraya mengatur nafas akibat seorang cewe cakep berada di sebelahku.

"ih..nanyanya kayak seorang wartawan yack, gini loh.. semalm sebenarnya mau ikut ketemu ama kk gongon pas kk di rumah sakit,tp karena ada masalah sedikit jadi ya.. aku ga ikut gitu, soalnya kita nanti 1 grup loh di peneletian eter" ucap angella sambil mengenggam tanganku

aku kelabakan dibuatnya dan berusaha untuk setenang mungkin "oo.., mm.. kamu dah makan ?" tanyaku kepadnya sambil mengatur nadaku yang udah ga menentu akibat debaran2 ku di dada. "belum, mau ngajak makan ya ?, ya udah yukk"ucapnya seraya menarikku ke kantin yang memang ga jauh dari tempat flem td.

kita berbicang-bincang tetang segala hal mengenai cora dan ap yang terjadi dengan ku sewaktu cw, dan akhirnya aku tau kalo dia itu adalah salh 1 dari anggota yang akan ikut dalam penelitian ke eter. dari dia juga lah aku mengetahui kalo ketua grup itu adalah gongon. yang menurut tipikalnya adlh orang yang paling angkuh yang di kenalnya di cora, juga di kenalnya sebagai salah satu playboy cap teri di cora karena seringnya menggoda wanita-wanita cora yang sedang berjalan-jalan bahkan yang juga sedang latihan tak luput dari godaannya, tp.. sampai sekarang dia pun tak mempunyai korban pertamanya. "lelaki yang malang"pikirku dalam hati

tanpa terasa waktu udah mulai petang, dan mungkin saatnya aku pergi ke rumah sakit untuk memeriksa sedikit kondisiku karena latihanku itu.

[SIDE STORY FROM BELLS]

"fast shot, aiming shot, wild shot, eagle cruiser" ucap seorang cewe belato seraya menyerang berberapa hobo yang bertengger di depan port."hui, inggrid istirahat dolo, tu hobo2 kasian dari tadi lu tembakin mulu teman-temannya" ucap seorang co bell yang berteriak dari dalam port bells.

"huuuh.. lu ganggu aj deh" ucap inggrid sang cewe yang dipanggil td seraya mendekat ke co yang memnaggilnya. "lu latihan ga tanggung-tanggung seh, sampai kringatan gitu, padahal di sini dingin loh" ucap co bells td

"lu bawel amat seh dit" ucap inggrid sewot. "bukan gitu, gw kan takud kalo u kenapa akibat maksain diri gini" ucap dito yang takkalah cemburut karena wanita yang udah lama di idam2kannya marah kepadanya."ya udah ayok, kok bengong ? kan lu yang ngajak gw ke kantin kan ???"seraya menatap dito yang terbengong akibat perkataan inggrid yang kesal akibat ulah dito yang terlalu memikirkan dia.

"apa memang dia suka ma gw ya ?, dah akh gw ga usah mikirin apa2 dulu, coz dia kan cuman perhatian ama gw sebagai teman" bisik inggrid dalam hati. "hmm dengan kemampuan gw yang skrng mungkin gw bisa membalaskan dendam adik gw yang terbunuh cora yang bernama gongon, harus.. dan harus bisa, kalo perlu gw tampung tu darahnya buat kasi makan para sandworm di solus"geram inggrid dalam hati

[FLASH BACK]

"Fast shot, aiming shot, wild shot" teriak seorang bells kecil yang sedang berlatih bersama sandworm "ayo cepat berlatih ya.., kamu kan bentar lagi 40" ucap cewe sebelahnya yang bernama inggrid.

"iy kak, imel ingin seperti kk, menjadi Hidden Soldier" ucap cewe tersebut yang ternyata bernama imel. "ok deh kk tinggal dulu ya, kk mau beli ammunisi neh, dah mulai habis, gpp kan ??" ucap inggrid seraya mengusap rambut adik satu satunya itu.

setelah beranjak dari tempat adiknya berlatih, inggrid berlari2 kecil tiba2 terdengar teriakkan.. 

"aaaaaaaaaaaaaaaa" inggrid langsung berlari kearah teriakan tersebut, tetapi apa yang dilihatnya kemudian bukanlah seorang anak yang ketakutan ato seorang anak yang terjerembab karena monster tetapi, yang dilihatnya adalah adiknya yang tak berdaya terjerembat disebuah pohon dengan pemandangan yang mengenaskan, dengan tubuh yang terpotong akibat serangan isis dan cast dari seorang yang sudah tak asing lagi baginya. yaitu cora dengan nama gongon tersenyum menyeringai melihat adiknya terluka parah, dengan geram dan berurai air mata inggrid mengeluarkan senjatanya tetapi tidak bisa karena ia belum sempat membeli peluru karena mendengar teriakan yang dikenalnya td. karena mendengar bunyi sesuatu gongon mengalihkan pandangannya ke inggrid dengan senyum kemenangan ia mulai bersiap menyerang inggrid tetapi...

"siuu siuu siuu...duuuaaaaaaarr " sebuah rudal mendarat tepat di sampingnya hampir menghancurkan tubuh sang grazier yang sadis tersebut

"inggrid ayo naik kita kabur dari sini, mau gw ga bakalan tahan kalo disuruh lawan dia" ucap seorang co yang bernama dito, mereka ber2 lalu berlari melewati berberapa orang yang juga sedang berlatih di depan markas solus. dito mengambil speaker dan berteriak kepada semua anak2 bells supaya berlari menuju markas sebab seorang cora sedang menuju ketempat mereka berlatih.

inggrid lalu pergi ketempat para dewan yang merepel solus td dan memberitahukan kalo cora tadi sempat kabur dan pergi melewati craig mine dan menghilang sehingga mereka menghentikan pengejarannya. menurut para dewan tersebut, cora yang telah membunuh adiknya inggrid bernama gongon yang terkenal suka menyerang berberapa daerah seperti solus dan anacade, tetapi lari dari pengejaran para dewan dan para level yang mungkin selevel dengannya.

============

"gongon, kutunggu kau berlutut dan menembakimu dengan vulcan ku ini, seperti kau membunuh adikku 3 tahun yang lalu"janji inggrid dalam hati seraya memasukkan berberapa peluru kedalam vulcannya


Bersambung .......

0 komentar:

Teman

SeutaFansub

Jumlah Pengunjung