Chapter 8 : Herodian & bumi ?
"serrt.." bunyi sebuah pintu terbuka, seseorang masuk kedalam ruangan dari sebuah pesawat yang besar dan tersembunyi di balik hutan yang rimbun. "bagaimana keadaan diluarsana Reyna" ucap seorang berjubah hitam yang sedang asik melihat kedepan pesawat, "lebih baik daripada yang kita bayangkan" ucap Reyna. "bagaimana dengan silver doom itu?, apa kau sudah membuatnya percaya pada kita?" ucap seorang berjubah tadi. "entahlah, sepertinya dia gusar dengan pendapatku itu, tetapi setidaknya kita udah selangkah lebih maju untuk mendapatkannya" ucap reyna. "bagus, character seperti dia yang kita butuhkan seorang robot yang tuli akan perasaan lebih bagus ketimbang seorang cora yang angkuh dan sombong itu" ucap orang yang berjubah tadi seraya berbalik dan menatap reyna. reyna yang merasa di tatap oleh sang majikannya menunduk malu dan berkata "tetapi silverdoom amat bodoh untuk melihat jenis kelamin dari seorang mahluk yang berdaging, dia berkata padaku dengan sebutan tuan" kemudian reyna menatap wajah sang majikannya.
"kau tahu reyna ?, di novus ini ada sesuatu yang tidak di ketahui oleh penghuninya sendiri yang terpaut pada perang dan perang, tetapi mereka tidak pernah tau apa yang akan terjadi dikemudian hari. aku terry Archon dari bangsa herodian akan memperbudak mereka untuk berkerja sepenuh hati dan seumur hidup agar bangsa herodian tetap abadi selamanya" ucap terry sambil mengankat kedua tangannya dan kepalanya menada keatas langit2 pesawat.
[SEMENTARA ITU DI CRAIG MINE]
"tik...tik.." bunyi suara air yang gemercik didekatnya membuat wanita ini terbangun dari tidurnya tapi. "hmpph" ucapnya tidak bisa karena ada orang yang menyumbatnya mulutnya dari belakang sambil mendekapnya dan berkata "jgn berisik, nanti kita ketahuan" ucapnya sambil menunjuk ke arah depan. sSethia lalu menatap kearah depan dan melihat segerombolan Mau, dan berberapa Accretia juga cora berjalan kearah tambang tempat biasa mereka menambang ore. "apa ini" ucap sSethia berbisik tanpa menghiraukan siapa orang yang dibelakangnya. "entahlah aku tak tahu, kelihatannya mereka sedang sibuk mempersiapkan sesuatu, ini aneh, semua bangsa bergabung dan menggunakan bahasa yang tidak kita mengerti" ucap nya lagi kepada sSethia. kemudian sSethia berbalik dan melihat siapa yang mendekapnya dari tadi. "radith?"suaranya hampir berteriak kemudian radith langsung memberikan jari telunjuknya kebibir sSethia. "ssstt.." urusan kita nanti, kita selesaikan dulu urusan yang didepan ini ucapnya.
[DI PESAWAT ETHER - TANAH LURES]
"Noperfecccccccctttt sanaaaaaa.., Jgn Masukkkkk" teriak inggrid untuk mengeluarkan noperfect dari sebuah kamar. noperfect yang dari hanya tertegun melihat seorang wanita yang sedari tadi tertidur didalam box bangun kemudian berdiri tanpa menggunakan sehelai benangpun yang melekat pada tubuhnya. kemudian noperfect berlari keluar. inggrid kemudian menutup dan mengunci pintunya. "siapa kamu" ucap wanita itu kepada inggrid, inggrid kemudian membuka lemari besi yang di temukannya saat dia menggeledah tempat itu untuk mencari sebuah kain yang menutupi box tersebut. dia mengambil berberapa pakaian yang tergantung disitu.
"pakai ini" ucapnya melempar pakaian itu kepada wanita tadi, wanita tadi menangkapnya dan mulai memakai pakaiannya itu kemudian berjalan menghampiri inggrid. namun inggrid berjalan kearah pintu dan membuka pintu tersebut lalu memanggil noperfect "Noperfect, sini" ucap nya seraya melambaikan tangan, noperfect yang sedari tadi termenung kemudian masuk kedalam untuk melihat apa yang terjadi. pengamatan dari pertama di box ternyata salah, wanita itu tingginya tidak jauh dari inggrid dan kupingnya berberbeda dengan kuping mereka yang biasanya runcing dan panjang.
"dari bangsa mana kamu" ucap noperfect di ujung pintu sambil terus menatap ke wajah cantik wanita tersebut. wanita itu tersenyum dan seraya mengatakan "bisakah kita duduk dulu dan mencari tempat yang enak untuk berbicara ?" ucapnya kemudian dan berjalan ke arah pintu. "merasa tidak sopan mereka kemudian berjalan kearah depan kamar tadi yang disajikan untuk ruang meating atau makan bagi para crew pesawat itu. "dimana aku ?" ucap wanita tadi memecah kesunyian setelah mereka ber 3 duduk di bangu tersebut. "Novus Galxy" ucap inggrid kemudian sambil tetap bergelut mesra di dada noperfect. "novus galaxy ?" ucap wanita itu tanpa berbicara banyak dan terheran mendengar nama planet tersebut.
"darimana asalmu ?" ucap noperfect terus meperhatikan wajah ayu wanita tadi yang membuat inggrid terus menerus menarik kepala noperfect kebawah agar tidak bertatapan mata dengan wanita itu. "bumi" ucap wanita itu. "bumi" ucap noperfect seraya tidak percaya dengan perkataan wanita tersebut. "apakah ada sebuah planet yang bernama bumi ?" ucapnya. "sebenarnya aku, eng.. belum begitu mengerti bahasa kalian tetapi, kami sudah mempelajari bahasa kalian sejak jaman dahulu kala" ucap wanita tersebut kemudian melanjutkan ucapannya. "bahasa kalian hampir sama dengan bahasa mesir kuno pada waktu kami melakukan expedisi tetang serangan mendadak yang dilakukan oleh bangsa yang mirip sekali dengan kalian, dan pakaian kalian sangat mirip dengan bangsa yang menyerang planet kami".
"kami mencoba untuk mengungsi keplanet lain yang mungkin lebih aman dari pada planet kami yang sekarang. yang sudah di porak porandakan oleh bangsa kalian, aku datang dari kanada, daerah tempat kami tinggal, kami telah meriset perilaku dan kebiasaan kalian dibumi, kami telah mempelajari bahasa kalian lewat seorang yang mengaku utusan Dacem, kami mempelajari semuanya, dan akhirnya kami mengerti bahasa yang kalian gunakan seperti sekarang ini" sambung wanita tadi seraya menunduk. "kalian bilang kalian diserang oleh bangsa kami ?" ucap noperfect seraya tersenyum dan tertawa, dia merasa perkataan wanita ini mengeglikan ataukah "wanita ini kurang waras pikir" noperfect dan kemudian berkata "kami tidak pernah melakuan penjelajahan keluar dari planet novus, lagipula, planet yang paling dekat dengan novus hanya planet "hydralic" planet yang konon katanya merupakan planet yang mempunyai bangsa dengan element2 yang berbeda, dan sedikit kali bangsa yang mirip dengan bangsa kami" ucap nya sambil tertawa.
"mungkin, aku juga ga tahu, bagaimana bisa bangsa kalian berada dibumi, owh iy namaku Christina, teman - temanku biasa memnaggiku christin" ucapnya seraya memberikan salam, inggrid lalu menyambut tangan itu lebih cepat dari noperfect dengan nafas yang membuaru akibat cemburu karena noperfect terus menerus melihat ke arah gadis itu "inggrid dan dia suamiku noperfect" ucap nya kemudian dengan cepat dan terdengar tegas. wanita itu tersenyum kemudian bergerak kearah kamar tempat dia tertidur.inggrid lalu duduk di pangkuan noperfect seraya menatap wajahnya lurus-lurus dan berkata. "aku tidak suka kau melihat dia seperti itu" ucap nya dengan tegas dan terkesan marah kepada noperfect.
noperfect tersenyum dna kemudian..., "cupp" sebuah kecupan di berikan noperfect untuk inggrid kemudian mengangkat dan menggendongnya. dan berjalan kearah kamar wanita tadi.
"ternyata kalian pasangan yang serasi" ucap cristin seraya memakai pakaian yang serba hitam dan tebal sambil sesekali melirik mereka yang 1 sibuk bergalut mesra dengan noperfect, dan 1 lagi lagi menggendongnya. "owh iy, apakah kalian melihat crew di pesawat ini?" ucapnya dengan memasukkan pistol kearah belakangnya. "crew ?, kami masuk kemari tidak melihat siapa2 kecuali kamu yang tertidur didalam box" ucap noperfect yang sibuk mengatur keseimbagnan karena inggrid tidak mau diturunkan dari gendogannya. "itu john, kekasihku, dia menidurkan aku setelah memberikanku minum ketika kami masuk kedalam sebuah ruangan gelap yang kami sebut black hole" aku tidak sadar ketika dia memasukkan ku kedalam box." ucapnya sambil menunduk.
[Sementara itu di Graveyard]
"ugh.., sial" ucap doom seraya memegang badanya yang mulai mengeluarkan percikan listrik yang keluar akibat serangan gongon, dengan tampang menyeringai gongont erus menyerang doom dengan segala kemampuan yang ada. "meteor, poisonbreath, chain lightning" gempuran force yang diserang oleh gongon mengakibatkan berberapa batu di perkuburan itu terlempar dan berberapa salju juga berhamburan kearah tempat doom terjatuh tadi namun. "Mangle !!!" teriak doom dari kejauhan dan mulai menyabit2 isis yang memang sudah ada di dekatnya. karena serangan doom yang tiba2 itu, isis tidak bisa mneghindar dari serangan doom kemudian berteriak kesakitan dan terlempar masuk kedalam alamnya lagi, kemudian doom langsung menyerang gongon yang masih terkejut dengan kemunculan doom tiba2.
[Markas Accretia]
Maverick duduk diatas singgasanannya menunggu kabar dari seorang phantom shadow yang di kirimnya untuk melihat bagaimana keadaan archon cora tersebut.
[Markas Cora]
SylarConan duduk diantara para dewan lainnya yang membingungkan akibat hilangnya archon mereka sSethia sesaat sebelum mereka semua terbangun dari tidurnya
[Markas Bellato]
Jakotsu berteriak kepada pengawalnya untuk mencari radith yang tiba - tiba menghilang sewaktu melatih anak-anak bellato dengan berberapa monster di craigmine
[Di Markas Cora - Eter]
seorang wanita berlari keluar dengan nafas yang terengah-engah dan berucap "sial coba saja aq ga kesiangan gini bangunnya, mungkin bakal tidak menguras tenaga gini" ucapnya sambil terus berlari menjauhi markas.
[Dibengkel tidak di pakai - eter]
"darah, inggrid dimana kau" ucapnya menangis seraya mengengam sobekan kain yang berdarah itu dan mengadah keatas kemudian berteriak "Inggriiiiiiiiiiiiiiiiiddddddddddd" yang kemudian hilang karena ditelan gemuruhnya suara badai salju yang terus menerus menyelimuti eter seakan ikut menangisi kepergian inggrid untuknya.

0 komentar:
Posting Komentar