Jumat, 16 Januari 2009

[STORY] STORY OF NOPERFECT CHAPTER 7

Chapter 7 : Awal Ketepurukan ?

angin dingin eter berhembus dengan perlahan, dingin menusuk tulang semua orang yang berada di luar markas eter, ada 2 orang insan berjalan di antara dinginnya eter di pagi hari, langit masih gelap dan badai salju semangkin lebat, ke2 orang itu saling berpelukan ketika mereka berjalan beriringan, kedua bibir mereka sudah membiru menandakan mereka kedinginan, tetapi tekad dan niat mereka untuk pergi jauh dari markas dari bangsa2 sangat besar. mekera berjalan melewati lures lot yang terkenal dengan banyaknya caliana, mahluk aneh yang sangat membenci kedatangan bangsa lain ke daerahnya, namun ke 2 insan itu mencoba mengedap2 dan melihat sebuah kapal kecil yang memang sudah ada disitu sejak 20 tahun yang lalu.

mereka berdua mengedap2 untuk mendekat kearah pesawat itu, 3 caliana masih berpatroli di sekitar pesawat jatuh itu, ke 2 insan itu menunggu dengan sabar hingga para caliana itu menjauhi pesawat tersebut, mungkin dewi fortuna masih menyertai mereka ber2, sehingga ke 2 caliana tersebut tiba2 berlari menjauhi bangkai pesawat itu, ke2nya lantas berlari menuju pesawat, sesampai di dekat pesawat mereka ber2 berusaha membuka pintu yang terkunci didalam pesawat. namun ternyata pintu pesawat tersebut tertutup rapat, dan mungkin sangat mustahil untuk di buka, karena telah lama berada disana. srek2.. suara kaki terdengar dari kejauhan pertanda ada yang datang ke arah mereka, dengan rasa takud yang mulai menjadi mereka berusaha untuk tetap tenang. namun, "argh.. coba aku yang membukanya" ucap inggrid kemudian mengeluarkan 2 buah kawat, dan dengan perlahan dia mulai memasukkan ke 2 nya kelubang pesawat itu dan, "tretek..stt.." bunyi pelan sebuah box kecil yang berada di pesawat.

"sial udah aq duga." ucap noperfect seraya melihat box. box tersebut kecil yang mempunyai berberapa tombol 1 - 9 dan di sebelah tombol tersebut terletak sebuah segaris lubang (mirip bentuk menggesek kartu atm atau pintu2 yang harus di buka dengan menggunakan id card) "mirip seperti kunci pintu mau" gumam inggrid dan lantas mengeluarkan sebuah kartu yang terbuat dari plastik. "apa mungkin benda ini adalah kuncinya" gumam inggrid dalam hati. kemudian mulai mencoba memasukkan kartu tersebut namun kartu tersebut kurang panjang dan tempat masukknya terlalu kecil sehingga tidak memungkinkan untuk memasukkan kartu tersebut. "coba di gesek kebawah ikuti garis ini, seraya menunjukkan garis tersebut" ucap noperfect tiba2 seraya menggerakkan tangan inggrid yang masih terpaku memagang kartu tersebut dan menggesekkannya kebawah dan. "srrtt.." bunyi pelan dan pintu terbuka, begitu pintu terbuka mereka ber2 langsung masuk kedalam dan mencoba menutup nya kembali dan. "srrt..." pintu itu tertutup tepat saat berberapa caliana melewati mereka.

didalam mereka ber2 terkesima dengan bagian dalam pesawat itu, berbeda dengan pemikiran dari luar ya itu, didalam mereka melihat lampu2 pesawat tersebut masih menyala dan mereka juga bisa melihat para caliana itu berjalan mondar mandir didepan pesawat tersebut. kaca pesawat tersebut jika kita melihat dari luar, kita bakal menggria kalau pesawat itu sudah rusak dan didalamnya sungguh gelap, tetapi kenyataanya didalam pesawat itu seperti masih bisa di terbangkan tetapi inggrid dan noperfect melihat pesawat tersebut berbeda dengan pesawat yang selama ini mereka lihat di markas mereka masing2. "bagaimana ini" gumam noperfect seraya melirik inggrid seraya melihat2 keadaan pesawat tersebut.

inggrid tersenyum dan berkata, mungkin ini adalah rumah baru kita, ucapnya seraya duduk di pangukan noperfect yang sudah berada di tempat duduk pilot. noperfect tersenyum dan langsung merangkul inggrid yang mulai memeluk mersa dan membenamkan wajah nya kebahu noperfect. "lalu bagaimana kita bisa mencari bahan makanan kita ? diluar terlalu banyak caliana yang berkeliaran" ucap noperfect seraya membelai lembut rambut inggrid. "nanti kita pikirkanm" ucap inggrid seraya terus membenamkan kepalanya di bahu noperfect dan juga merapatkan pelukan. noperfect yang sedari tadi hanya merangkul dan membelai inggrid mulai menggerakkan kursinya, dan ternyata kursinya tersebut bisa memutar kesegala arah dan berhenti ketika noperfect menatap pintu yang di belakangnya.noperfect lalu menangkat tubuh inggrid untuk berdiri. dan menyuruhnya melihat kebelakang tempat tersebut,


Ditempat lain


seorang accretia berjalan menuju tempat pemberhentian pesawat yang menuju ke HQ, dalam pengumuman, pesawat tersebut di tunda penerbangannya akibat badai yang sangat menggangu dalam rute perjalanan. "halah sial, ucapnya seraya melihat pengumuman tersebut dan berjalan gontai keluar, "ngapain ya nunggu2 pesawat yang datang" gumamnya dalam hati, sambil terus berjalan,tanpa disadarinya dia berjalan ke arah graveyard, "loh kok aku dah sampe sini?" ucapnya dalam hati dan berjalan terus kearah markas cora. ketika itu dia melihat sebuah cahaya lampi di balik sebuah pemakaman kuno yang tidak jauh dari tempatnya berdiri. "siapa malam - malam disana?" pikirnya dalam hati, dan mulai berjalan mengedap2 dan bersembunyi diarah pemakaman yang lain dan tidak jauh dari pemakaman yang bercahaya. dia melihat seorang cora sedang duduk di pemakaman itu. dan pintu pemakaman itu terbuka sedikit. "hmm, saatnya untuk mencoba kemampuanku"ucap doom kegirangan seraya mengengam erat SI spadonannya dan langsung melompat menyerang cora tersebut tanpa berpikir kalo cora tersebut mengetahui kalau ada yang mengintipnya sedari tadi dan langsung mengeluarkan jurusnya. "pressure BomB" teriak doom sambil mengarahkan si spadonya ke arah cora tersebut. namun, "air blast" teriak cora tersebut sambil berdiri dan mengengam erat sickle staff nya, "isis" teriaknya memanggil animus lalu, dia cora tersebut menyerang lagi,"sand strom, chain lightning, meteor, prism beam" ucap cora tersebut menyebabkan salju salju berhamburan tepat di mana accretia tadi tersungkur.

"power cleave, trust, mangle" ucap doom tiba tiba keluar dari hamburan salju yang dihadapinya, namun karena kaget cora tersebut tidak mampu untuk bertahan menghadapi serangan doom dan tersungkur jatuh didekat sebuah pohon. isis yang mengetahui majikannya kewalahan segera melancarkan serangannya ke arah doom, doom yang sudah lama mengetahui kelemahan dari serangan isis mencoba mendekati isis tersebut, dan dengan lihainya doom menghindar semua serangan isis, namun karena keasikan doom tidak menduka kalo cora tersebut masih mampu memberikan perlawannya kepada doom "mist shot, aqua blade, ensnare, meteor, poison breath" ucap cora tersebut melancarkan serangannya, doom yang sedari tadi fokus dengan isisnya dan melupakan sang cora tadi terkena pukulan telak dari cora tersebut kemudian tersungkur jauh akibat serangan bertubi tubi tersebut, isis yang sedari tadi menyerang doom juga terus melancarkan serangannya kearan doom yang saat tidak bisa menghindar dari serangan isis tersebut.


Di Area Tambang (Craig Mine)


2 buah aura dewan acc berjalan dengan cepat dan masuk kedalam area tengah tambang dimana seorang cora sedang menunggu nya disana, kedua acc tersebut langsung berhadapan dengan cora tersebut, cora tersebut adalah sSethia seorang archon cora yang telah mengirimkan pesan kepada archon acc untuk datang kepadanya karena ingin membicarakan sesuatu. "tak kusangka kau datang ber2 dengan pengawalmu" ucap sSethia sambil terus menatap kebawah arena crig mine tengah tanpa melihat ke 2 acc tersebut. archon acc tersebut langsung menyela, "langsung saja, apa maksudmu dengan menyuruh kami kemari ?","aku bermaksud menannyakan bagaimana program kalian terhadap SilverDrain ?" ucap sSethia yang kemudian membalikkan tubuhnya menghadap ke2 acc tersebut, namun diluar dugaan R17 telah memasang red siege kit nya dan dan langsung menembak sSethia "doomblast" teriak R17 langsung "duarrr" bunyi ledakan bertubi langsung menyerang tempat berdirinya sSethia. namun, "huh cuman segini kemampuan pengawal yang kau bawa?" ucap sSethia kemudian menggerakkan staffnya dan langsung menyerang R17. "PoisonBreath" ucapnya pelan, sebuah tenaga luar biasa dilancarkan oleh sSethia langsung mengenai R17 yang saat itu tidak bisa bergerak akibat siege kit nya dan akhirnya mengenai telak kearah accretia itu, dan membuat accretia tersebut tersungkur dengan luka yang mengerikan untuk bangsa robot.

sebelah tangannya tertinggal di mana dia berdiri tadi akibat dorongan dari serangan sSethia, kemudian samar2 dia melihat paimon berada disisinya, kemudian "srt..serret. ctak ctak," berberapa aliran listrik mulai rusak sana sini dan mengeluarkan listrik, dan kemudian R17 tidak bergerak lagi. "ternyata setelah sekian lama, ternyata kau masih bisa menghancurkan seorang striker paling ambisius di accretia, dan kau mengatakan tentang program pembuatan ulang SilverDrain kekasih mu ?? hahaha" tawa maverick, "kau benar-benar ingin tahu ??" ucapnya lagi seraya menggengam pisaunya. "sejak aku masih di cora hingga sampai sekarang kau masih tetap sama sSethia.., kau masih tetap mencintainya walaupun dia telah tiada, itu yang paling gw benci dari seorang perempuan kayak kamu" ucap maverik kesal dan membalikkan badang dan menekan tombol siegekit untuk menutup siegekit nya kemudian meletakkan tangan R17 ke dalam pangukannya. "kau sudahlama menjadi robot, dan kau tidak akan pernah tau apa yang yang dinamakan perasaan !!" teriak sSethia sambil menggengam erat tangannya dan mulai mengeluarkan air mata.

"ya..ya..ya.. cinta..cinta..cinta.., aku udah lama tidak merasakan lagi cinta saat pemimpin bangsa accretia mengubahku menjadi kaleng, kau tahu ?? apa yang kuharapkan ketika aku berubah menjadi kaleng ? hah ?, kau ga pernah tau persaan ku padamu sewaktu di cora ?, kau ga pernah perduli sewaktu jakotsu mulai melancarkan serangan mematikan kearahmu dan aku menyelamatkanmu walau akhirnya aku harus menerima berberapa bekas luka di tubuh manusia ku ??, yang kau pikirkan hanyalah silverdrain !!!!, seorang bocah bodoh yang selalu menghiasi mimpimu !! dan kau melupakan bahwa seseorang yang selama ini dekat denganmu mencintaimu, dan mengasihimu sepanjang hari !!". ucap maverick seraya menunjuk kan leon hora knife nya kearah ssethia, mata ssethia langsung terbalak mendengar pengakuan maverik seorang defender cora yang dulu pernah bersama sama berlatih sewaktu masih menjadi cora mengungkapkan persaan kepadanya. "kau ??" ucap ssethia sambil menunjuk jarinya gemetaran. "ya aku erick sesorang yang telah kau lukai persaannya,dan kau sakiti dia ketika kau memeluk silverdrain dimana aku berdirt tidak jauh dari tempat kalian berpelukan, sejak saat itu aku selalu berharap agar bisa membunuh silverdrain dan menjadikannya budakku selamanya dan melihatmu menderita karena kau tidak bisa lagi menikmati hangat tubuhnya dan lembut bibirnya, kau tahu?? mimpi ku kenyataan !!, dia telah menjadi seorang budak bangsa accretia dan selamanya menjadi budakku" ucap maverick seraya memiringkan kepalanya sedikit menandakan bahwa dia sedang tersenyum mengejek kepada sSethia.

"kau.. ?? kenapa kau tega melakukan ini semua dan membunuh bangsa mu sendiri ??, bukankah kau sendiri yang mengatakan kepadaku kalau kau selalu bercita-cita menjadi seorang archon yang bakal memimpin bangsa cora menuju kemenangan dan kenyataannya sekarang ??? kau malah berpaling dari cita-citamu dan menjadi archon accretia, bangsa yang telah membunuh kedua orang tuamu"ucap sSethia seraya berlinang air mata karena sahabatnya selama ini telah ditemukannya dalam keadaan yang berbeda jauh dengan dulu yang selalu membawanya ceria. "Diamm !!, aku tak perlu mengatakan apa yang terjadi jika silverdrain jatuh kepelukan wanita cora lain dan kau takkan mau melihatnya dan memilih bangsa seperti aku, walau perih.. aku tetap akan mencoba. dan ini lah aku.. seorang archon accretia, yang membawa kemenangan bagi bangsa yang tidak mempunyai persaan lemah seperti bangsa lainnya, dan kau tahu ? kau tak perlu memanggilku erick lagi, karena namaku adalah Maverick seroang Mercernary terkuat di bangsa accretia dan mantan seorang blackkngiht no 1 di cora,"ucapnya seraya mengadah keatas dan langsung menatap tajam kearah sSethia,

maverick kemudian mendekat kearah sSethia,sSethia yang sedari tadi terdiam dan tak bergerak karena masih terkejut melihat sahabatnya yang selama ini menjadi supportnya telah menjadi accretia. dan "btuughh.. sebuah pukulan telak mengenai wajah ssethia, dan ssethia tersungkur jatuh kearena tengah craigmine dan langsung pingsan. "huh ucapnya seraya berbalik dan menggendong R17 dan kembali kemarkas serta mebiarkan sSethia yang masih tersungkur pingsan di pintu masuk daerah tambang.


Di Pesawat..


inggrid dan noperfect menelusuri ruangan kecil yang tertutup di belakang pesawat dan melihat sebuah box semcam aquarium dan didalam nya tergeletak seorang wanita yang berbeda dengan wanita cora, yang sedang tertidur didalam box tersebut, "siniii siniiiii duluuuu" ucap inggrid seraya menarik noperfect kearah keluar ruangan. "tunggu disini" ucap inggrid yang kemudian masuk lagi kedalam dan menyelimuti box tersebut dengan kain yang tergelatak disana. dan hanya menampakkan wajahnya saja. "udah, sini" panggil inggrid kemudian, dan noperfect masuk kedalam dan melihat perempuan tersebut dan kemudian berfikir, "jgn coba coba di buka selimutnya.. awaz.. kalo dibuka !!!!" ucap inggrid dengan wajah yang memerah akibat cemburu. "kenapa seh ??, kok gitu banged" katanya seraya memengang bahu inggrid. "ga..ga...ada kok" ucap inggrid yang berusaha memendam rasa cemburunya. dan.. "tekk..tekk..tekk.." suara bunyi yang membuat pelapis box itu terbuka karena tanpa sengaja menekan tombol open sewaktu melekatkan kainnya. dengan persaan takud inggrid mengeser tubuhnya untuk lebih dekat dengan noperfect. dan noperfect tetap melihat box itu dengan melingkarkan tangannya ke dalam pinggang inggrid dan memeluknya dari belakang seraya mengehelakan nafasnya.

kemudian...

0 komentar:

Teman

SeutaFansub

Jumlah Pengunjung