Sabtu, 07 Februari 2009

[STORY] STORY OF NOPERFECT CHAPTER 12

CHAPTER 12 : Pengintaian

[Markas Bellato - HQ - 18/04/2440 10:00]

ditengah ributnya mesin-mesin bengkel yang berada di markas bells, radith melangkah dengan langkah yang lebar-lebar seakan ingin mempercepat langkahnya untuk tiba di suatu tempat yang ingin dia capai, berberapa remaja muda bellato yang baru berlatih dengan flem melihat langkah sang dewan archon yang bernama radith. banyak para armor rider iri terhadapnya dan kedekatannya dengan jakotsu yang membuat dia dengan mudah meraih posisi wakil archon di bellato ini.

ia melihat raynor baru turun dari pesawat kartela. radith kemudian mendekat dan menyerahkan lencana wakil archonnya seraya mengucapkan "Jangan ganggu aku untuk sementara waktu,aku mempunyai urusan yang lebih penting dari urusan aku dengan rakyat bellato" ucapnya seraya menaiki pesawat yang akan melakukan perjalanan langsung karena banyaknya penumpang dari markas bellz menuju terminal eter. raynor yang sedarti tadi hanya bengong melihat tingkah laku radith yang tidak biasanya. kemudian bergerak menuruni tangga menuju markas bells untuk melaporkan tingkah laku radith.

didalam pesawat, radith terus berfikir bagaimana mungkin ke 3 bangsa bisa hidup rukun seperti itu, "pasti ada yang tidak" beres pikirnya seraya tetap menunduk dan memegang dahunya menandakan ia berfikir keras tentang kejadian yang dia alami dieter. dia tetap berupaya memikirkan sesuatu tentang 3 bangsa yang berdamai itu. dan tiba-tiba ia melihat seorang bellato yang berada di depannya memakai baju yang mirip dengan pasukan bells yang berdamai di craigmine itu. namun alangkah kagetnya ketika ia melihat kantung bells yang di pesawat itu berbeda dengan yang berada di craigmine. "argh.. kenapa aku lamban menyadarinya, akhirnya aku tahu siapa di balik itu' ucap radith kemudian dan terus menunggu kabar keberangkatan pesawat yang di tumpanginnya, ia tidak menggira dalam perjalanan itu ada sepasang mata mengamati gerak geriknya dari kejauhan.

[Terminal Eter - ACCRETIA - 18/04/2440 13:20]

"duar..duar..duar.." bunyi ledakan terjadi dimana-mana membuat para medium class yang sedang berlatih dengan para hobo berhenti dan melihat seorang accretia yang sedang berlatih menembakkan pelurunya kearah sebuah cooty. sang accretia yang sedang berlatih itu memasang aksi PD nya dengan terus menerus menembaki cotty itu dari kejauhan. tak ada satupun peluru yang mengenai cotty tersebut. malahan berberapa pohon yang tidak jauh dari tempat cotty itu berdiri berjatuhan karena gempuran peluru accretia yang telah kita kenal dengan sebutan doom.

"siiiiiiiiiall.. kena..kena.., matii kauuu matiiiiiiiiii..." teriak doom terus -menerus menembakkan pelurunya kearah cotty, berberapa accretia yang melihatnya tertawa geli melihat seorang high class seperti doom tidak mampu menembak cotty dengan benar, bahkan berberapa diantaranya malah mengenai pepohonan yang jarang sekali kena peluru panas dari para accretia yang memang sudah medium class ketika hunt di depan terminal eter ini.

Namun, "Duarrrrrrrrrr" ledakkan keras mengenai Cotty tersebut, hingga cotty tersebut menggeletar dan mati, seseorang telah berdiri di samping doom dengan pakaian serba kuning yang mengkilat, bahwa kalo seorang itu lebih tinggi classnya dibandingkan doom, doom yang melihatnya terkejut dan langsung menonaktifkan siegenya dan memberi hormat. "tuan ku R17" ucap doom sambil bertekuk lutut.

"Gunakan Pikiran dan matamu, bukan gunakan otot mu untuk memakai launcher, aku pikir kau baru saja memakai launcher setelah chip warior mu hancur bukan ?" ucap R17 Seraya memegang bahu doom, doom yang merasa tersanjung seorang dewan acc memberi petunjuk dan memegang bahu patriot accretia adalah kejadian yang sangat langka. dan akhirnya R17 mengajari doom bagaimana cara membidik dan menggunakan pikirannya, karena selama ini doom hanya mengandalkan tenaganya, bukan mengandal pikiran dan mata nya.

[Terminal Eter - BELLS - 18/04/2440 14:00]

suhu dingin mulai masuk ketika pintu pesawat itu terbuka. radith turun dan berjalan keluar dari eter. kemudian ia melemparkan sebuah capsule dan, Buzz, Sebuah MAU biru muncul secara mendadak,radith kemudian menaiki mau tersebut. berberapa bellato yang sedang berlatih disana terkesima dengan MAU yang dinaiki Wakil Archon mereka, radith tidak memperdulikan berberapa bells menatap MAU nya dengan perasaan kagum, yang ada di pikirannya hanyalah bagaimana caranya agar dapat kesana.

Sepasang mata yang sedari tadi mengikuti radith, mulai menyelinap kesana kemari dan bersembunyi di balik pepohonan untuk melihat bagaimana perkembangan selanjutnya tentang radith ini. radith yang sedari tadi berjalan dengan persaan galau, tidak mengetahui bahwa seseorang sedang mengikutinya.

Namun alangkah terkejutnya ketika ia melihat kedalam sebuah bengkel yang tidak di pakai lagi menjumpai 2 orang belato dan berberapa cora sudah berada disana dan kelihatan bersahabat 1 dengan yang lainnya. radith kemudian turun dari maunya dan langsung memasukkan maunya lagi kedalam capsule dan langsung bersembunyi untuk melihat apa yang mereka kerjakan.

"menurut kakekku, disinilah iya menemukan kartu ini" ucap inggrid sambil menatap semua orang yang berada disana, semuanya hanya menatap dinding bengkel yang terlihat sedikit retak, inggrid kemudian tersadar akan adanya sepasang mata sedang melihat mereka memberikan sinyal kepada noperfect dan anggela yang berada disampingnya. mereka kemudian melihat sesosok archon bellato Jakotsu sedang berdiri berada tidak jauh dari mereka.

"keluarlah Radith" ucap Jakotsu meyuruh radith keluar dari tempat persembunyiannya.jakotsu lalu berbicara lantang kepada inggrid dan Dito dari kejauhan "kalian adalah pasukan bellato yang berkhianat dan menginginkan kematiaan kalian, dan kau inggrid ternyata kau menginginkan kematian yang sama seperti kedua orang tuamu !!!"ucap jakotsu dan mulai mengengam erat Black Lance nya.

"Kurang.. Ajar kau.." teriak inggrid kemudian berlari sambil menenteng SI vulcannya, dan menyerang Jakotsu dari kejauhan, jakotsu yang mengetahui serangan dari inggrid kemudian menghindar dengan berlari zigzag mendekati inggrid sambil tetap menenteng black lancenya. noperfect dan dito terkejut atas tingkah inggrid kemudian berlari bermaksud menolong inggrid yang akan diserang oleh archonnya sendiri. jakotsu mulai menerang dari kejauhan merapalkan jurusnya. "POWER CLEAVE" ucapnya seketika salju2 itu berhamburan kearah inggrid sehingga inggrid tidak dapat melihat langkah jakotsu selanjutnya.

dan, "brugh... !!!!" sebuah pukulan telak dari jakotsu membuat inggrid terlempar jauh dari tempatnya berdiri, christina dan anggela langsung berlari kearah tubuh inggrid yang tergeletak, salju yang berada didekat inggrid pelan-pelan menjadi merah akibat darah inggrid yang keluar dari mulutnya. noperfect sejenak berhenti, dan mulai terbakar rasa bencinya begitu melihat inggrid terkulai tak bergerak akibat serangan nya mulai merapalkan mantra buffnya. kemudian menyerang Jakotsu dengan berberapa force elitnya. jakotsu yang memang sudah terbiasa bertempur dengan bangsa cora yang memang banyak menggunakan force , dengan mudahnnya ia menghindar dari serangan noperfect dan berlari zigzag lagi kearah noperfect.

noperfect yang mengetahui kalau jakotsu mulai menyerangnya, memanggil isis untuk membantunya, namun isis tersebut tidak muncul dengan nada kecewa noperfect terus mengeluarkan force elitnya kearah jakotsu. namun tak satupun ilmu dari force elit itu mengenai tubuh sang archon bellato tersebut. kemudian.. "BLUGHH" tongkat noperfect yang sedari tadi menjadi penentu ilmu forcenya mempertahankan diri dengan menahan laju black lancenya. jakotsu yang mengetahui lawannya tidak berdaya menghadapi serangan dekat lalu menyerangnya lagi "double crash !!!" ucapnya sambil menyerang noperfect dengan Black Lancenya karena tidak mampu lagi menahan 2 serangan archon yang beruntun dari 1 jurus, tongkat noperfect kemudian terlempar. dan.. "BRUGH"...

0 komentar:

Teman

SeutaFansub

Jumlah Pengunjung